Belajar Mudah Cisco Packet Tracer Terbaru Untuk Pemula

  Belajar Mudah Cisco Packet Tracer Terbaru Untuk Pemula     Apa itu Cisco Packet Tracer ? Cisco Packet Tracer  merupakan aplikasi simulasi jaringan, yang dibuat oleh perusahaan yang bernama Cisco yang terdapat di San Jose, California Amerika, yang bergerak di bidang Industri Jaringan.    Dikatakan aplikasi simulasi jaringan artinya bahwa kita bisa membuat sebuah perancangan jaringan dengan diwakili oleh perangkat/device virtual pada aplikasi tersebut, dan tidak akan jauh berbeda bila hendak di implementasikan secara nyata.   Manfaat Cisco Packet Tracer. Aplikasi Cisco Packet Tracer digunakan bukan hanya oleh praktisi jaringan, tetapi dapat dipelajari oleh semua orang yang ingin memiliki kemampuan di bidang jaringan. Seseorang yang ingin membuat jaringan di tempatnya baik skala kecil, menengah maupun besar, sebelum melakukan pengerjaan lapangan, mereka terbiasa membuat perencanaan sekaligus percobaan dengan aplikasi ini.   Jadi, bila diumpamakan a...

Konfigurasi Static Routing Pada Cisco Paket Tracer (CLI)

Konfigurasi Static Routing Pada Cisco Paket Tracer (Command Line Interface)






Konfigurasi Static Routing Pada Cisco Paket Tracer (CLI)

Static Routing adalah routeing table yang disetting secara manual oleh administrator jaringan. Static Routing ini memiliki pengaturan routing paling sederhana dalam sebuah jaringan. Penggunaan routing statik dalam jaringan yang kecil bukanlah suatu masalah, tapi jika dalam jaringan yang besar memerlukan konfigurasi yang ribet karena harus disetting secara manual.

Kelebihan Static Routing :

1. Static Routing lebih aman daripada Dynamic Routing

2. Static Routing lebih kebal terhadap para hacker

Kekurangan Static Routing :

1. Terlalu memakan banyak waktu untuk melakukan konfigurasi apabila terdabat banyak router yang digunakan.

Langkah-langkah Konfigurasi Static Routing Pada Cisco Paket Tracer :

 

1.       Buka App Cisco Paket Tracer.

2.       Buat Topology jaringan sederhana seperti di atas.

3.       keterangan Ip Address :

1.       Router0

1.       Gig0/2 10.10.10.1/32

2.       Gig0/0 60.60.60.1/24 (digunakan untuk Gateway pc pada jaringan router0)

2.       Router1

1.       Gig0/2 10.10.10.2/32

2.       Gig0/1 1.1.1.1/32

3.       Gig0/0 30.30.30.1/24 (digunakan untuk Gateway pc pada jaringan router1)

3.       Router2

1.       Gig0/1 1.1.1.2/32

2.       Gig0/0 20.20.20.1/24 (digunakan untuk Gateway pc pada jaringan router2)

4.       Konfigurasi Ip Pada Pc dengan cara PC>DESKTOP>IP CONFIGURATION.

Konfigurasi IP Pada PC

Lakukan konfigurasi yang sama pada masing-masing PC

Dengan ketentuan :

PC 0:

PC 1:

IP Address -> 60.60.60.2

IP Address -> 60.60.60.3

Subnet Mask -> 255.255.255.0

Subnet Mask -> 255.255.255.0

Gateway -> 60.60.60.1 (IP Router)

Gateway -> 60.60.60.1 (IP Router)

PC 2:

PC 3:

IP Address -> 20.20.20.2

IP Address -> 20.20.20.3

Subnet Mask -> 255.255.255.0

Subnet Mask -> 255.255.255.0

Gateway -> 20.20.20.1 (IP Router)

Gateway -> 20.20.20.1 (IP Router)

PC 4:

PC 5:

IP Address -> 30.30.30.2

IP Address -> 30.30.30.3

Subnet Mask -> 255.255.255.0

Subnet Mask -> 255.255.255.0

Gateway -> 30.30.30.1 (IP Router)

Gateway -> 30.30.30.1 (IP Router)

 

5.     Konfigurasi IP pada masing-masing router.

Double klik Router => Klik Tab CLI.

 

Konfigurasi IP Pada Router

Keterangan :

Router>Enable   (Untuk masuk ke mode CLI)

Router#Configure Terminal (Untuk  masuk mode Configur terminal)

Router (Config) #Interfaces Gig0/0 (Untuk masuk ke interface yang akan di berikan IP Address)

Router (Config-if) #IP address 60.60.60.1 255.255.255.0 (Memberikan alamat IP address pada Ethernet Gigabit0/0)

Router (Config-if) #no shutdown   (Perintah agar interface gig0/0 tidak tershutdown automatis)

Lakukan konfigurasi yang sama pada masing” router seperti di atas.

      6.  Konfigurasi static routing pada router. 

Untuk setting static routing di cisco packet tracer menggunakan perintah 

Router (Config)#ip route [destination] [subnet] [next hop address] 

Keterangan :

-ip route : perintah membuat tabel routing static 

-destination : network jaringan yang dituju 

-subnet : subnet mask jaringan yang dituju 

-next hop address : ip dari router yang akan dilewati


Konfigurasi routing static

Lakukan hal yang sama pada Router1 dan Router2 dengan ketentuan :

Router 1 :

#ip route 60.60.60.0 255.255.255.0 10.10.10.1

#ip route 20.20.20.0 255.255.255.0 1.1.1.2

Router2 :

#ip route 60.60.60.0 255.255.255.0 1.1.1.1

#ip route 30.30.30.0 255.255.255.0 1.1.1.1

7.       Lakukan pengecekan, bisa dengan menggunakan ping pada CommandPrompt di PC atau dengan menggunakan kirim surat.


Test ping dari dan kirim surat.
terlihat ping dari pc5 ke gateway pc1 reply yang menandakan sudah terhubung, begitu pula dengan test pada pengiriman surat antar pc dengan status successful yang menandakan seting pada static routing berjalan sebagaimana mestinya.


**Note : apabila pengiriman surat masih failed disarankan untuk melakukan sent ulang karena proses untuk pengaplikasian pada statik routing memerlukan waktu, dan juga mohon sesuaikan konfigurasi seperti di atas.




TERIMAKASIH...!!

SEMANGAT BELAJAR...




Komentar