Seting internal web
server dan external web server dengan static routing
Untuk artikel kali ini saya akan share cara setting internal
dan external web server pada cisco paket tracer.
Setelah sebelumnya
kita mempelajari bagaimana seting dns dan dhcp server melalui
router ( konfigurasi dhcp server pada cisco paket tracer
) dan juga seting inter vlan dan dhcp server (konfigurasi dhcp server pada intervlan
) sekarang kita akan melakukan seting internal Web Server.
Untuk memulai seting bisa mengikuti instruksi berikut.
Setelah melihat topologi di atas server diatas akan kita
gunakan sebagai internal dan external Web server dimana menggunakan static routing .
Untuk menyambungkan antara router gunakan lah kabel SERIAL
DTE,untuk router seri 2901 harus menambahkan interface serial secara manual.
Pada topologi di atas external web server Berada di luar
jaringan lokal dan juga berbeda alamat ip dimana nanti akan bisa di akses
mengunakan pc yang berada di local network kita , jadi nantinya pc lokal kita
akan bisa mengakses semua web server baik lokal server maupun external server
dengan menggunakan alamat yang tertera pada topologi.
Kita mulai seting dari router 2 dimana akan di gunakan untuk
server external untuk koding bisa di
lihat seperti gambar di bawah ini dan seperti biasa akan saya jelaskan setiap
kodingan.
Router 2 dimana router tersebut yang akan terkoneksi ke pada
server external dan akan mejadi jembatan bagi server external untuk bisa di
akses dengan jaringan lokal kita
G0/0 interface atau port gigabyte 0/0 menghubungkan antara
ro
uter dengan server external
Kita set ip address 202.100.10.1 255.255.255.255 (Prefix 30
)kereana untuk server saja
Begitu juga SE0/3/0 interface atau port serial kita set ip
address 33.0.0.1 255.255.255.252
Jangan lupa untuk mejalankan kodeing NO SHUTDOWN setiap selesai seting pada tiap
interface
Setelah melakukan seting ip pada router 2 makan selanjutnya
adalah seting ip pada server external
Dan setingan ip pada server external adalah sebagai berikut.
Untuk alamat ip sesuai pada gambar di atas untuk dns server
menggunakan alamat ip server itu sendiri
Selanjutnya adalah seting dns dan dan web server pada
external server
Pada menu services > dns tambahkan sesuai dengan yang ada
di gambar dengan address adalah alamat i
psi server tersebut.
Pada menu services > HTTP
kilk on
Sampai sini web server sudah bisa di akses dengan cara tes
pada server tersebut pada menu desktop>Web browser.
Lalu ketikan alamat sesuai apa yang kita kasih pada dns di
atas semisal www.google.com dan akan muncul seperti gambar di bawah ini
Setelah selesai sekarang tinggal seting pada router 1
Gambar di atas adalah seting ip address secara dhcp untuk
semua pc user yang ada di bawahnya
Untuk penjelasan mengenai dhcp server ada pada artikel
sebelumnya konfigurasi dhcp server pada cisco paket tracer
setelah selesai dengan setingan di atas tinggal seting
setiap pc user untuk mendapatkan ip secara dhcp
sedangkan untuk server internal gunakanlah ip secara
static lihat gambar di bawah ini
Karena sebelumnya sudah seting dhcp excluded address maka
gunakan la hap yang tidak ter dhcp untuk ip pada server.
Setelah semua user pc dan server udah mendapatkan ip nya
masing” tinggal seting dns pada server internal untuk dns seperti gambar
dibawah ini.
Terlihat pada dns internal web server terdapat 2 dns name
disitu adalah dns milik server internal dan server milik external agar dari pc
user bisa akses ke web server external maka perlu penambahan external dns
server pada server internal.
Setingan diatas baru bisa untuk akses ke internal web server
masing masing.maka solusi agar bisa akses dari pc user ke external web maka di
perlukan static routing.
Untuk static routing akan saya jelaskan setelah gambar
berikut
Gambar di atas adalah penambahan alamat ip unutuk interface
serial 0/3/0 pada router 1
Dan juga melakukan static routing dengan kode
Router (config)#Ip route 202.100.10.0 255.255.255.252
30.0.0.1
Komen di atas bertujuan untuk static routing dengan logika
Ip route ALAMAT YANG
AKAN DI TUJU BESERTA NETMAST melalui JALUR PENGHUBUNG.
Gambar di atas adalah static routing pada router 2
Agar static routing berjalan dengan baik maka diperlukan
seting static routing pada masing” router
Seperti gambar di atas dimana router 1 dan 2 telah di seting
static routing.
Setelah selesai melakukan kodingan di atas tanpa terlewat
dan sesuai prosedur maka akan berhasil untuk static routing dan pc user akan
dapat meng akses semua web server baik server internal maupun server external.
Untuk uji coba apakah berhasil bisa di lakkan dengan cara
seperti ini.
Pda salah satu pc user buka menu desktop > web browser
Lalu ketikan alamat website sesuai dengan alamat websit yang
sudah kita daftarkan pada masing” web server
Dari pc0 ke external web server
Dari pc 0 ke internal web server
Apabila melakukan sesuai dengan apa yang saya lakukan di
atas akan mendapat kan hasil seperti gambar di atas.
Terimakasih..
SEMANGAT BELAJAR ...!!!
mantap bang
BalasHapussama" bang semoga membantu
BalasHapus