Belajar Mudah Cisco Packet Tracer Terbaru Untuk Pemula

  Belajar Mudah Cisco Packet Tracer Terbaru Untuk Pemula     Apa itu Cisco Packet Tracer ? Cisco Packet Tracer  merupakan aplikasi simulasi jaringan, yang dibuat oleh perusahaan yang bernama Cisco yang terdapat di San Jose, California Amerika, yang bergerak di bidang Industri Jaringan.    Dikatakan aplikasi simulasi jaringan artinya bahwa kita bisa membuat sebuah perancangan jaringan dengan diwakili oleh perangkat/device virtual pada aplikasi tersebut, dan tidak akan jauh berbeda bila hendak di implementasikan secara nyata.   Manfaat Cisco Packet Tracer. Aplikasi Cisco Packet Tracer digunakan bukan hanya oleh praktisi jaringan, tetapi dapat dipelajari oleh semua orang yang ingin memiliki kemampuan di bidang jaringan. Seseorang yang ingin membuat jaringan di tempatnya baik skala kecil, menengah maupun besar, sebelum melakukan pengerjaan lapangan, mereka terbiasa membuat perencanaan sekaligus percobaan dengan aplikasi ini.   Jadi, bila diumpamakan a...

Konfigurasi EtherChannel PAgP

 

Konfigurasi EtherChannel PAgP - Masih di pembahasan seputar jaringan cisco, kali ini saya akan membahas tentang Konfigurasi EtherChannel PAgP. Sebelumnya saya sudah membahsan mengenai EtherChannel dan LACP disini.
Apa itu PAgP?

PAgP (Port Agregation Protocol), sama halnya seperti EtherChannel LACP, bedanya kalau PAgP hanya untuk perangkat dari cisco saja, tetapi untuk LACP tidak hanya untuk perangkat cisco tapi juga bisa perangkat dari merek lain. 

EtherChannel PAgP ini terdapat 2 mode, yaitu :

  • Mode Auto
  • Mode Desirable

Catatan : Sobat bisa menggunakan kedua switch tersebut dengan mode Auto, maupun dengan mode Desirable. Sekarang kita akan menggunakan mode Desirable dikedua switch.

Langsung saja, berikut langkah konfigurasinya :

Buka aplikasi packet tracer sobat, kemudian buat topologi seperti gambar dibawah ini.



Klik pada Switch0, lalu pilih CLI, kemudian ketik perintah seperti berikut :

Switch0(config)#int range fa0/1 - fa0/3
Switch0(config-if-range)#channel-group 1 mode desirable
Switch0(config-if-range)#channel-protocol pagp
Switch0(config-if-range)#exit

Switch0(config)#int port-channel 1
Switch0(config-if)#switchport mode trunk
Switch0(config-if)#exit


Untuk Switch1 juga sama perintahnya seperti diatas :

Switch1(config)#int range fa0/1 - fa0/3
Switch1(config-if-range)#channel-group 1 mode desirable
Switch1(config-if-range)#channel-protocol pagp
Switch1(config-if-range)#exit

Switch1(config)#int port-channel 1
Switch1(config-if)#switchport mode trunk
Switch1(config-if)#exit


Jika sudah, maka ketiga interface yang terdapat pada Switch0 akan berubah menjadi merah, seperti gambar berikut.




Sekarang sobat bisa hidupkan kembali ketiga interface tadi dengan perintah seperti berikut :

Switch0(config)#int range fa0/1 - fa0/3
Switch0(config-if-range)#shutdown
Switch0(config-if-range)#no shutdown
Switch0(config-if-range)#exit


Jika sudah, maka interface tersebut akan hijau kembali, seperti gambar dibawah.




Terakhir, untuk mengecek konfigurasinya sobat bisa ketik perintah seperti berikut :

Switch0#show etherchannel summary
Flags: D - down P - in port-channel
I - stand-alone s - suspended
H - Hot-standby (LACP only)
R - Layer3 S - Layer2
U - in use f - failed to allocate aggregator
u - unsuitable for bundling
w - waiting to be aggregated
d - default port


Number of channel-groups in use: 1
Number of aggregators: 1

Group Port-channel Protocol Ports
------+-------------+-----------+----------------------------------------------

1 Po1(SU) PAgP Fa0/1(P) Fa0/2(P) Fa0/3(P)

Switch0#


Jika tampil seperti diatas, maka konfigurasi sudah benar.

Terimakasih..

SEMANGAT BELAJAR ...!!!

 

 

Komentar